Category Archives: Mahadipa

Menwa Undip Raih Juara Harapan 1 LLM Unnes 2017

LLM

 

Resimen Mahasiswa (Menwa) Satuan 901 Universitas Diponegoro (Undip) meraih juara harapan I dalam Lomba Lintas Medan VI Se-Indonesia untuk kategori putri

Nur Cholis selaku Official menyampaikan kegiatan yang diselenggararakan Menwa Universitas Negeri Semarang (Unnes) berlangsung tiga hari Jumat sampai dengan Minggu (25-27/08/2017). Undip mendelegasikan 6 orang diantaranya 3 putra dan 3 putri yaitu Seno Aji (Peternakan 2015), Risqi Nur C (Peternakan 2016), Sugiyanto (Peternakan 2016), Feni Sundari (Perpajakan 2015), Windari (Biologi 2016) dan Mei Dwi K (Peternakan 2016).

Tim putri Undip memperoleh juara harapan 1 dimana juara 1 diraih oleh UNS, juara 2 SGC, juara 3 UPGRIS, harapan 2 UMS, harapan 3 UNIMUS.

Nur Cholis mengemukakan, lomba lintas medan ini menempuh jarak kurang lebih 10 km dengan start di depan lapangan rektorat Unnes dan finish di depan Fakultas Bahasa dan Seni. Lomba ini diikuti banyak Perguruan Tinggi diantaranya UNS, UNIMUS, UMS, UPGRIS, UNIDA, UNTIRTA, UGM, PSGC dan masih banyak lagi.

Dalam Perlombaan ini tim dituntut lari beregu dengan cepat dan lengkap baik dari segi personil dan perlengkapan. Suatu kebanggan menwa Undip telah mendapatkan harapan 1 karena dengan lawan yang begitu banyak dan tanguh Undip bisa meraih juara, tegas Nur Cholis.

Semoga dengan prestasi ini, Menwa Undip semakin jaya dan mulai bangkit untuk meraih prestasi di berbagai hal. Amin

Sejarah Resimen Mahasiswa Mahadipa

Berdasarkan Surat Keputusan Guberbur Kepala Daerah selaku Kepala Markas Daerah Pertahanan Sipil IX Jawa Tengah Nomor: Skep-Mada/11-2/IV/1977 tanggal 25 April 1977 Resemen Mahasiswa Mahadipa lahir.
Resimen Mahadipa termasuk salah satu yang tertua di antara Resimen Mahasiswa di Indonesia, berdiri pada tanggal 15 Oktober 1963, diresmikan oleh Jenderal TNI A.H. Nasution sebagai Menhankam. Ketika pertama kali dibentuk berdasarkan Skep dan Sprint yang dikeluarkan oleh Panglima Daerah Militer IV/Diponegoro selaku Penguasa Perang Daerah Tingkat I Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu:
Surat Keputusan No. Kep. PPD/0040/3/1966 tanggal 15 Maret 1966,
Surat Perintah No. Prin PPD/0080/4/1966 tanggal 29 April 1966 dan
Surat Keputusan No. Kep. PPD/00103/7/1966 tanggal 27 Juli 1966,
Adapun nama yang ditetapkan adalah Mahapurwa.
Dengan demikian, secara lengkap di Jawa Tengah terdapat 5 Resimen, yaitu:
1.  Mahapurwa (Korem 071 : Banyumas-Pekalongan)
2.  Mahakarta (Korem 072 : DI Yogyakarta-Kedu)
3.  Mahamuria (Korem 073 : Semarang-Pati)
4.  Mahasura (Korem 074 : Surakarta )
5.  Mahasemarang (Korem 0733 : Kota Madya Semarang )
Saat didirikan, Resimen Mahapurwa berkekuatan lima Batalyon, yaitu:
1.  Yon Jenderal Soedirman,
2.  Yon Jenderal Gatot Soebroto ,
3.  Yon Jenderal Ahmad Yani ,
4.  Yon Jenderal Soeprapto dan
5.  Yon Baurekso.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah selaku Kepala Markas Daerah Pertahanan Sipil IX Jawa Tengah bernomor : Skep-Mada/11-2/IV/1977 tanggal 25 April 1977, semua Resimen yang ada tersebut (5 Resimen) dibentuk kembali dalam satu wadah dan berganti nama menjadi Resimen Mahadipa. Warna baret yang digunakan adalah kuning.
Sampai dengan tanggal 16 April 1978, Komando Menwa Mahadipa telah mampu membentuk enam satuan dalam lingkungan perguruan tinggi negeri, yaitu:
1.  Satuan A / Universitas Diponegoro (Undip) Semarang
2.  Satuan B / Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Negeri Semarang
3.  Satuan C / Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Semarang
4.  Satuan D / Universitas Jendral Sudirman (Unsoed) Purwokerto
5.  Satuan E / Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta
6.  Satuan F / Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Walisongo Semarang