Tag Archives: #undip #jokowi #diesntalis #jokowidodo #kampus #beritakampus

Sri Mulyani Beri Kuliah Umum di Dies Natalis FEB Undip

SEMARANG – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani menjadi pemateri Kuliah Umum dalam rangka Dies Natalis Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (Undip) ke-58 di Auditorium Prof Sudarto, Senin (9/4). Sri Mulyani mewanti-wanti agar mahasiswa Undip bersiap menghadapi tahun 2045 mendatang.
Dikatakannya, pada 2045 mendatang perubahan zaman akan terjadi sangat signifikan. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh pesatnya kemajuan teknologi yang saat ini terjadi.

“Penduduk Indonesia bisa saja mencapai 300 juta dan pulau Jawa berkontribusi 57 persen. Kita harus bersiap-siap dengan keadaan ini, terutama masalah tenaga kerja yang semakin sempit karena diganti robot serta perubahan iklim ekonomi, sosial, budaya, politik, keamanan dan lain-lain,” paparnya.
Dia mencontohkan, saat Sri Mulyani berkunjung ke Timur Tengah, negara di sana sudah mulai mempersiapkan kemajuan zaman. Bahkan ada satu negara yang berencana membangun gedung dengan ketinggian 1 Km.
“Mereka sudah mulai mengembangkan satu tower untuk satu kota. Kita juga harus mengantisipasi kemajuan zaman, terutama pengelolaan lingkungan dan kehidupan sosial,” imbuhnya. (ade)

Sumber https://metrojateng.com/sri-mulyani-beri-kuliah-umum-di-dies-natalis-feb-undip/

Presiden Jokowi Berorasi di Acara Dies Natalis Undip, Ternyata Ini Topik Pembicaraannya

JOKOWIUNDIP

Presiden Joko Widodomenghadiri puncak perayaan Dies Natalis ke 60 Universitas Diponegoro Semarang.

Presiden Jokowi memberikan motivasi dan mengajak sekitar 9.000 mahasiswa untuk memahami perubahan global.

Presiden Joko Widodo menyampaikan orasinya di Stadion Universitas Diponegoro, Selasa (17/10/2017).

Acara tersebut bertemakan ‘Menuju Undip Sebagai Universitas 500 Besar Ranking Dunia’ dengan subtema ‘Riset Untuk Rakyat’.

Joko Widodo dalam orasinya mengatakan mahasiswa harus mampu mengikuti arah perubahan global dan memiliki etos kerja yang tinggi.

“Mahasiswa harus punya jiwa kreatif, paling penting anti korupsi. Karena Indonesia telah banyak tertinggal dari negara lain. Khususnya di bagian infrastruktur jauh tertinggal dari negara lain. Selama 35 tahun hanya bisa membangun 780 km sedangkan Tiongkok setahun bisa membangun 4.000 km,” kata Jokowi saat menyampaikan orasinya di depan ribuan mahasiswa.

Joko Widodo menghimbau universitas harus menjadi alat perubahan ke arah teknologi. Menurutnya teknologi menjadi dasar dari berbagai bidang di era modern.

“Sekarang ini masyarakat Indonesia sudah mulai meninggalkan hal-hal konvensional seperti toko konvensional beralih ke online, pesan makanan sekarang online. Saya saja pesan sate dan gado-gado pakai Go-Jek apalagi mahasiswa,” kelakar Presiden.

Dalam orasinya, Jokowi berharap agar universitas mampu menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan menciptakan inovasi-inovasi yang berguna bagi masyarakat luas.

 

“SDM adalah kunci utama menghadapi perubahan. Tanpa SDM yang kuat Indonesia tidak akan mampu bersaing dengan negara lain. Saya dan para menteri terus meningkatkan sisi SDM dengan terus membangun sekolah vokasi di berbagai daerah,” harapnya.

Pada puncak Dies Natalis ke-60 Undip, Joko Widodo juga berbincang langsung dengan pencipta alat pengawet makanan menggunakan Ozon yakni Muhammad Nur.

Selain itu, Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama mengungkapkan bahwa Undip telah berada di peringkat pertama dalam hal pengabdian masyarakat.

“Ini sebuah prestasi yang membanggakan Undip bisa meraih peringkat pertama di Indonesia dalam hal pengabdian masyarakat. Target kami memang ingin membuat Undip sebagai kampus riset sesuai dengan tema hari ini,” ungkap rektor Undip.

Sementara itu Ketua panitia Dies Natalis-60 yang juga dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undip, Suharnomo menjelaskan bahwa Undip mengundang Presiden Joko Widodo merupakan waktu yang tepat.

“Kami ingin Presiden Joko Widodo melihat hasil kinerja Undip yang selaras dengan nawacita Joko Widodo yakni tingkatkan daya saing bangsa di kancah Internasional,” jelas Suharnomo.

Kehadiran Presiden Joko Widodo disambut oleh sejumlah Kabinet Kerja, sejumlah pimpinan universitas, dewan guru besar, dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

 

Sumber : http://jateng.tribunnews.com/2017/10/17/presiden-jokowi-berorasi-di-acara-dies-natalis-undip-ternyata-ini-topik-pembicaraannya